Menko Polhukam Mahfud Md berbicara soal kendala pulangnya Ainun Najib yang namanya disebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat pengukuhan kepengurusan PBNU 2022-2027. Mahfud mengatakan masalahnya bukan pada teknis kepulangan, melainkan tempat kerja yang cocok bagi Ainun Najib.
"Saya belum berbicara dengan kiai-kiai NU tentang teknis kepulangan Ainun Najib. Masalahnya kan bukan bagaimana dia pulang, melainkan apakah sudah dapat tempat yang cocok dan dia setujui untuk pulang ke Indonesia," kata Mahfud saat dihubungi, Jumat (4/2/2022).
Mahfud menuturkan Ainun Najib tidak bermasalah sehingga dapat pulang dengan mudah ke Indonesia. Namun Mahfud menyebut kendalanya lebih kepada tempat kerja dan bayaran yang sesuai dengan keahlian Ainun di bidang teknologi informasi.
"Kalau mau pulang sih gampang, sama sekali tak ada masalah. Soalnya, apakah ada korporasi yang diendorse oleh NU dan disetujui oleh Ainun dengan besaran gajinya untuk tempatnya bekerja sekaligus bermanfaat bagi masyarakat melalui keahliannya di bidang teknologi informasi. Nah, itu menjadi bagian PBNU untuk mengaturnya," ujarnya.
Jokowi menyebut nama Ainun Najib saat bicara di acara PBNU. Saat itu Mahfud Md juga turut hadir.
Jokowi awalnya berbicara soal potensi NU dapat membuat platform teknologi dalam bidang pendidikan. Jokowi selanjutnya lantas becerita soal sepak terjang Ainun Najib sebagai anak muda berbakat yang berkarier di perusahaan Singapura.
"Saya kenal satu orang, yang lain masih banyak. Beliau ini kerja di Singapura. Sudah lama, 7 tahun yang lalu. Ngerjain ini semuanya apa pun bisa. Namanya Mas Ainun Najib. Masih muda sekali. NU," ungkap Jokowi dalam sambutannya di Pengukuhan Pengurus Besar dan Harlah ke-95 NU di Balikpapan, Senin (31/1).
Jokowi berharap para kiai NU dapat memulangkan Ainun Najib ke Tanah Air. Sebab, Jokowi menliai kiai NU dapat meluluhkan Ainun Najib.
"Tapi di sana gajinya sangat tinggi sekali. Jadi kalau di sini harus bisa menggaji yang lebih gede daripada yang di Singapura. Ini tugasnya nanti Pak Kiai. Kalau beliau yang ngendiko (berbicara), digaji berapa pun, bismillah pasti mau," ungkapnya.
Tindak Lanjut dari PBNU
Permintaan Jokowi itu ternyata disambut baik oleh PBNU. PBNU akan mengajak Ainun Najib dapat pulang ke Indonesia.
"Ya (akan kami ajak pulang). Akan kita coba komunikasi dengan baik," ujar Ketua Tanfidziyah PBNU Ahmad Fahrur Rozi saat dimintai konfirmasi, Selasa (1/2/2022).
Senada dengan Jokowi, Fahrur menilai Ainun Najib punya potensi untuk membangun NU. Mengingat, perkembangan industri di Tanah Air semakin cepat berkembang.
"Memanfaatkan teknologi untuk membangun jaringan pemasaran dan peningkatan produk warga NU. Seperti market place. Prospek bisnis di Indonesia masih sangat menjanjikan," ucap Fahrur.[detik.com]